Update 09:34 date 14/08/2018
POLITIK | 27 Jul, 2018 | 07:08

AS Klaim Telah Pertemukan 2 Ribu Anak Migran dengan Keluarga

Dua orang tua migran tak berdokumen resmi memeluk anak mereka yang sempat dipisahkan aparat AS (Getty Images) Washington DC – Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah mempertemukan kembali lebih dari 1.800 anak migran dengan keluarga mereka. Angka ini merupakan gabungan dari 1.442 anak yang dipertemukan dengan orang tua mereka di tahanan imigrasi dan 378 lainnya yang […]

AS Klaim Telah Pertemukan 2 Ribu Anak Migran dengan KeluargaDua orang tua migran tak berdokumen resmi memeluk anak mereka yang sempat dipisahkan aparat AS (Getty Images)

Washington DC – Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah mempertemukan kembali lebih dari 1.800 anak migran dengan keluarga mereka.

Angka ini merupakan gabungan dari 1.442 anak yang dipertemukan dengan orang tua mereka di tahanan imigrasi dan 378 lainnya yang dibebaskan dalam “kondisi layak”, sebut dokumen pengadilan.

Namun, lebih dari 700 anak dinyatakan tidak masuk kriteria untuk bertemu kembali orang tua mereka. Jumlah tersebut mencakup 431 anak yang orang tuanya tidak lagi berada di AS.

  • Kebijakan pemisahan paksa anak dari orang tua migran, Donald Trump berbalik arah
  • Dua ribu anak terpisah dari keluarga dalam enam minggu akibat kebijakan migran AS
  • Masuk Amerika secara gelap, Trump sebut “anak-anak harus dipisahkan” dari orangtua

Aparat AS memisahkan lebih dari 2.500 anak dari orang dewasa yang masuk ke AS tanpa membawa dokumen resmi.

Langkah ini ditempuh setelah pemerintah AS menerapkan kebijakan ‘nol toleransi’ terhadap imigrasi ilegal di perbatasan dengan Meksiko.

A two-year-old Honduran asylum seeker cries as her mother is searched and detained near the US-Mexico border on 12 June 2018 in McAllen, Texas.
Gambar anak-anak yang dipisahkan dari keluarganya yang berusaha melintasi perbatasan, memicu kemarahan. (Getty Images)

Dokumen pengadilan menjabarkan lebih lanjut mengenai 378 anak yang dibebaskan dalam “kondisi layak”. Jumlah ini mencakup mereka yang bertemu kembali orang tua yang sudah keluar dari tahanan imigrasi, mereka yang dikirim ke kerabat, dan mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Dari 711 anak yang dinyatakan tidak masuk kriteria, 120 di antara mereka punya orang tua yang “mengabaikan reunifikasi”, sebut pemerintah AS.

Puluhan orang tua tetap ditahan karena dianggap ”bendera merah” merujuk keadaan yang membuat anak-anak mereka berada dalam risiko jika pertemuan dilakukan.

Hakim Federal AS di San Diego, Dana Sabraw, menetapkan bahwa semua anak-anak yang ditahan melalui kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump harus dipertemukan kembali dengan keluarga mereka paling lambat 26 Juli.

“Kami menepati tenggat yang ditetapkan pengadilan, dengan menyatukan orang tua yang memenuhi kriteria di dalam tahanan ICE,” kata Chris Meekins, dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

trump
Aktivitas di tempat penampungan anak-anak migran yang dipisahkan dari orangtua mereka di Tornillo, Texas, 19 Juni lalu. (Getty Images)

Akan tetapi badan pembela hak-hak sipil AS (ACLU), yang menuntut pemerintahan Trump terkait kebijakan imigrasi, menyatakan para pejabat AS hanya mematuhi “tenggat yang ditentukan sepihak”.

“Pemerintah seharusnya jangan bangga terhadap pemisahan yang mereka lakukan. Ini bencana yang mereka ciptakan,” kata pengacara ACLU, Lee Gelernt.

Proses penyatuan kembali anak-anak dengan orang tua mereka juga terbukti kacau. Beberapa anak yang dibawa melihat orang tua mereka justru kembali ke tempat penampungan setelah mendapati orang tua mereka tidak berada di lokasi penahanan.

Organisasi tersebut menyatakan bakal mencoba melacak ratusan orang tua yang tak lagi berada di AS. Sebagian datang dari El Salvador, Guatemala dan Honduras.

Meski demikian, mantan direktur pelaksana Aparat Imigrasi dan Bea Cukai AS yang berwenang mengumpulkan semua migran tak berdokumen resmi, mengaku khawatir banyak keluarga yang tak lagi bisa disatukan.

“Kemungkinan besar orang tua ini tak bisa melihat anak-anak mereka lagi,” ujar John Sandweg kepada CBS News.

A child looks through the window of a bus carrying migrants near McAllen Detention Facility, McAllen, Texas
Reuters

Awal bulan ini, pemerintahan Trump mengklaim telah menyatukan lebih dari 100 anak-anak migran di bawah usia lima tahun dengan orang tua mereka, walau melampaui tenggat pengadilan.

Pemerintah AS menyatakan 57 anak-anak telah bertemu kembali keluarga mereka, namun 46 lainnya dianggap tak memenuhi syarat lantaran ada kekhawatiran soal keamanan, orang tua mereka telah dideportasi, dan masalah lainnya.

Trump menghentikan kebijakan pemisahan anak-anak dari orang tua mereka pada akhir Juni setelah beragam foto anak-anak yang dikurung dan suara mereka yang menangis menimbulkan kecaman publik.


(nvc/nvc)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

https://news.detik.com/bbc-world/d-4136478/as-klaim-telah-pertemukan-2-ribu-anak-migran-dengan-keluarga
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA