Update 11:06 date 16/08/2018
POLITIK | 22 Jul, 2018 | 18:50

Berakhlak dan amanah, alasan Lulung hijrah ke PAN

Lulung di rumah Zul Hasan. ©2018 Merdeka.com Merdeka.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung telah resmi pindah partai dari PPP ke PAN. Salah satu alasannya memilih partai pimpinan Zulkifli Hasan itu karena menilai PAN adalah partai berakhlak amanah. “Setelah ada kevakuman di Partai Persatuan Pembangunan menghadapi Pileg dan Pilpres tentunya […]

Lulung di rumah Zul Hasan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung telah resmi pindah partai dari PPP ke PAN. Salah satu alasannya memilih partai pimpinan Zulkifli Hasan itu karena menilai PAN adalah partai berakhlak amanah.

“Setelah ada kevakuman di Partai Persatuan Pembangunan menghadapi Pileg dan Pilpres tentunya saya harus ada pilihan untuk hijrah, hijrah ke mana Pak Haji Lulung, hijrah ke partai yang amanah. Karena ketika saya hijrah hari ini ke partai amanah yaitu PAN, PAN kan Partai Amanat Nasional,” kata Lulung saat ditemui di rumah dinas Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Minggu (22/7) petang.

“Hanya teman-teman saya seolah-olah gelisah. Tadinya saya pikir mereka membuang saya, tapi kemudian ketika saya pindah dibilang saya tidak punya akhlak berpolitik, kalau saya berbicara akhlak berpolitik ya ini partai yang berakhlak yang amanah,” sambungnya.

Lulung mengatakan, PAN bukan parpol Islam melainkan nasionalis. Tapi memiliki basis umat Islam. PAN tak hanya berjuang untuk kepentingan umat tapi juga bangsa dan negara.

“Artinya semua itu mencakup. Artinya saya sejalan banget dengan PAN,” kata dia.

Ia pun meminta kepada pengurus PPP agar berhenti berkomentar di media terkait keputusannya pindah partai. Karena menurutnya, hal itu malah menguntungkan dirinya.

“Jujur saja saya yang diuntungkan karena saya akan mendapat dukungan dari umat saya. Karena mereka tahu bahwa Pilkada DKI itu saya yang menjaga marwah PPP dan saya punya akhlak di sana,” ujarnya.

Ia menceritakan ihwal pertemuan pertamanya dengan Zulhas beberapa waktu lalu di Bandung. Saat itu, kata Lulung, Zulhas berharap ia masuk ke PAN.

“Pak Haji Lulung saya sangat menyesali kalau Pak Haji Lulung pindah ke partai lain, saya ikhlas kalau Pak Haji Lulung istiqomah di PPP tapi lebih ikhlas kalau Pak Haji Lulung bersama-sama saya berjuang di Partai Amanat Nasional,” ajarnya menirukan ucapan Zulhas.

Sebelum pindah ke PAN, Lulung mengaku mendapat tawaran dari berbagai parpol seperti PKS, Gerindra dan PKB. “Pak Prabowo yang saya hormati, Cak Imin yang saya hormati, Pak Sohibul yang saya hormati semua juga mengajak saya. Saya sangat apresiasi dengan beliau. Cuma lagi-lagi kita kembali kepada keyakinan dan pilihan,” ujarnya.

Ia pun mengaku dijanjikan akan mendapat jabatan di kepengurusan PAN. Tapi bukan itu yang menariknya masuk menjadi kader PAN.

“Akan diberikan suatu kedudukan saja di partai, itu saya berikan apresiasi. Tapi tujuan saya bukan semata-mata untuk kedudukan, tapi saya berjuang untuk umat dan bangsa,” ujarnya.

Lulung akan maju sebagai caleg DPR RI dapil tiga DKI Jakarta. Ia pun menargetkan bisa meraup suara sebanyak-banyaknya. [gil]

https://www.merdeka.com/politik/berakhlak-dan-amanah-alasan-lulung-hijrah-ke-pan.html
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA