Update 08:11 date 17/08/2018
POLITIK | 06 Aug, 2018 | 13:54

Bertemu Jokowi, Muhammadiyah usul enam poin untuk Nawacita jilid II

haedar nashir. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko Merdeka.com – Presiden Joko Widodo menerima perwakilan Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Himpunan Mahasiswa Muhammadiyah di Istana Negara. Dalam pertemuan itu, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin untuk Nawacita jilid II dan visi misi Presiden Jokowi. “Untuk Nawacita kedua kalau bisa kami memberi enam poin masukan. Siapa tahu bisa […]

haedar nashir. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com – Presiden Joko Widodo menerima perwakilan Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Himpunan Mahasiswa Muhammadiyah di Istana Negara. Dalam pertemuan itu, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin untuk Nawacita jilid II dan visi misi Presiden Jokowi.

“Untuk Nawacita kedua kalau bisa kami memberi enam poin masukan. Siapa tahu bisa jadi kekuatan memajukan bangsa ini ke depan,” ungkap Haedar di Istana Negara, Senin (6/8).

Berikut enam poin usulan dari Muhammadiyah untuk Nawacita jilid II:

1. menjadikan nilai-nilai agama yang hidup di bangsa ini sebagai nilai luhur bebangsa bernegara perwujudan Tuhan YME. Nilai-nilai luhur beradab yang damai, toleran dan berkemajuan. Kami yakin dengan nilai-nilai agama hidup seperti itu bangsa ini akan kokoh.

2. Meneguhkan Pancasila sebagai landasan filosofi, alam pikir seluruh warga bangsa dalam pengelolaan negara. Sehingga Pancasila betul-betul terwujud dalam kenegaraan dan kebangsaan.

3. Menyusun dan melaksanakan kebijakan ekonomi yang berkeadilan sosial, mengatasi kesenjangan sosial, seperti yang pernah saya lakukan saat silaturahim Pak jokowi di Istana berdua ingin mewujudkan new ecomonic policy, kebijakan ekonomi baru yang berkeadilan sosial dan mewujudkan pemerataan. Saya yakin penguatan infrastruktur pada periode ini, konsep ini jadi kekuatan pemerintahan ke depan.

4. Menegakan dan mewujudkan kedaulatan negara sesuai amanat konstitusi, menjadi bangsa kokoh berkemajuan.

5. Penguatan daya saing SDM Indonesia untuk berkompetisi di ranah global. Di sini pentingnya rekonstruksi dan revotalisasi pendidikan nasional.

6. Meningkatkan peran yang sudah dirintis presiden, yakni pro aktif untuk dunia Islam menjadi kekuatan Indonesia di depan bebas aktif dan melahirkan kekuatan baru, negara Muslim terbesar di dunia.

Haedar berterima kasih kepada Presiden Jokowi. Tak lupa menyelipkan doa.

“Kami sampaikan penghargaan tinggi kepada bapak presiden karena berkenan menerima adik2 imm, sampai diangkut dua herkules. Buat mereka ini pengalaman yang sangat berharga. Kami bertiga di DPP muhammadiyah belum pernah pengalaman seperti ini. Terima Kasih Bapak Presiden. Kami doakan bapak dapat menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya mendapat berkah, ridho dari Allah SWT,” tutupnya. [noe]

https://www.merdeka.com/politik/bertemu-jokowi-muhammadiyah-usul-6-poin-untuk-nawacita-jilid-ii.html
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA