Update 19:53 date 23/09/2018
DUNIA | 06 Jul, 2018 | 07:08

Demi melindungi rakyat, Dubes Jepang sebut wajar beli radar canggih dari AS

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. ©2018 Merdeka.com/ Farah Fuadona Merdeka.com – Jepang berencana untuk membeli radar canggih buatan AS untuk sistem pertahanan misil senilai USD 2 miliar atau setara Rp 28 triliun pada pekan depan untuk melindungi negaranya dari ancaman senjata nuklir Korea Utara dan China. Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii […]

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. ©2018 Merdeka.com/ Farah Fuadona

Merdeka.com – Jepang berencana untuk membeli radar canggih buatan AS untuk sistem pertahanan misil senilai USD 2 miliar atau setara Rp 28 triliun pada pekan depan untuk melindungi negaranya dari ancaman senjata nuklir Korea Utara dan China.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii mengatakan, pembelian dua sistem radar Aegish Ashore berteknologi tinggi dianggap sebagai hal yang wajar. Sebabnya setiap negara memiliki cara mereka sendiri untuk menggunakan sistem pertahanan terbaik demi menjaga kedaulatan negara.

“Saya menyambut adanya hubungan yang lebih baik antara Korea Utara dan AS. Namun tidak ada salahnya untuk menjaga pertahanan demi masyarakat kami sendiri,” ujar Ishii dalam resepsi Japan Self-Defense Forces Day di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (5/7) malam.

Dikutip dari laman Japan News, Kementerian Pertahanan Jepang berencana memasang radar state-of-the-art Lockheed Martin Corp dalam unit Aegis Ashore dengan tujuan dapat memantau seluruh Semenanjung Korea.

Aegis Ashore adalah sistem berbasis darat yang mengkhususkan diri dalam pertahanan rudal. Teknologi yang digunakan untuk Solid State Radar (SSR) sama dengan sistem radar untuk mencegat rudal balistik yang sekarang sedang dibangun oleh pemerintah AS di Alaska.

Jarak maksimum SSR yang dapat dideteksi jauh lebih dari 1.000 kilometer, lebih dari dua kali lipat jangkauan radar SPY1 yang saat ini dipasang pada perusak Pasukan Pertahanan Diri Angkatan Aegis.

Ada dua kandidat yang jadi fokus Jepang saat ini, yakni SPY-6 dan SSR Raytheon Co, rencananya akan dioperasikan pada 2023.

Wacana pembelian radar sempat mejadi pertedabatan hangat di kalangan pejabat pemerintah Jepang. Merujuk pada kondisi semenanjung Korea yang lebih baik pasca pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un pada 12 Juni di Singapura.

Kendati Ishii menyambut positif dialog yang dilakukan kedua pemimpin negara tetapi hal itu tidak cukup bila tak diikuti oleh langkah yang lebih spesifik dari Korea Utara. Jika itu tidak dilakukan kiranya sanksi ekonomi terhadap Korea Utara seharusnya tetap diberlakukan. Untuk memastikan tujuannya tercapai, maka Jepang akan tetap bekerja sama dengan AS, Korea Selatan dan negara lain. [frh]

https://www.merdeka.com/dunia/beli-radar-canggih-dari-as-dubes-jepang-itu-wajar-demi-melindungi-rakyat.html
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA