ESQ Haram. ESQ dinyatakan haram di wilayah persekutuan Malaysia. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Pejabat Mufti, adapun yang diharamkan adalah khusus bagi Leadership Training Ary Ginanjar. ESQ merupakan metode pelatihan yang menggabungkan unsur psikologi terfokus pada 3 unsur kecerdasan, yaitu IQ (pikiran), EQ (perasaan) dan SQ (spiritual).

Dokumen yang dikeluarkan 17 Juni 2010 menyatakan pelatihan ESQ haram, termasuk yang dikenalkan Ary Ginanjar disebabkan adanya penyelewengan dari ajaran Islam yang ditakutkan dapat merusak akidah dan syariat Islam. Namun di tanah air sendiri belum ada kejelasan apakah ESQ haram atau tidak. Menteri Agama, Suryadharma Ali menolak berkomentar mengenai penetapan fatwa haram ini.

“Saya belum bisa memberi komentar karena saya tidak tahu bagian mana yang diharamkan oleh mufti dari Malaysia itu,” dikutip dari vivanews.com, 7 Juli 2010.

Menteri Agama pun menambahkan bahwa ESQ bukan lembaga baru di Indonesia, namun sudah berkembang lama dan di tanah air tidak ada reaksi seperti yang terlihat di Malaysia.

Mengenai dlil Mufti Malaysia yang mengatakan bahwa ESQ haram dikarenakan melenceng dari agama, Suryadharma mengatakan bahwa hal ini harus dikaji lagi.

“Kita harus lihat dulu pada bagian yang mana melenceng dari agama.” kata dia.

Dokumen yang dikeluarkan Mufti wilayah Persekutuan Malaysia mengungkap adanya 10 alasan yang menetapkan ESQ diharamkan, antaranya:

1. Mendukung paham liberalisme; dalam arti mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan benar.

2. Mengajarkan bahwa para nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman dan pencarian, Ini dianggap tak sesuai dengan akidah Islam yang menyebut kerasulan adalah pilihan Allah.

3. Mencampuradukkan ajaran agama. Menurut Mufti, ‘SQ’ adalah temuan seorang Yahudi, Danah Zohar, dan ‘God Spot’ adalah kajian seorang Hindu, VS Ramachandran.

Berita terkait:

July 9th, 2010 | Tags:

Komentar untuk ESQ Haram

No comments yet.

TOP