Update 11:05 date 22/09/2018
BERITA | 14 Sep, 2018 | 17:50

Komisioner Komnas HAM Bertemu Kapolri, Ini yang Dibahas

Kapolri Jenderal Tito Karnavian/Foto: Lamhot Aritonang Jakarta – Komisioner Komnas HAM Hairansyah Akhmad mengatakan dirinya menyambangi rumah dinas Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Hairansyah datang bersama Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dan Komisioner Pengkajian dan Penelitian HAM Choirul Anam. “Yang dibahas soal kerjasama Komnas selama ini dengan Polri berkaitan dengan program polisi ramah HAM, Brimob, […]

Komisioner Komnas HAM Bertemu Kapolri, Ini yang DibahasKapolri Jenderal Tito Karnavian/Foto: Lamhot Aritonang

Jakarta – Komisioner Komnas HAM Hairansyah Akhmad mengatakan dirinya menyambangi rumah dinas Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Hairansyah datang bersama Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dan Komisioner Pengkajian dan Penelitian HAM Choirul Anam.

“Yang dibahas soal kerjasama Komnas selama ini dengan Polri berkaitan dengan program polisi ramah HAM, Brimob, Sabara dan Kadiv Hukum. Selain itu juga penyikapan dan antisipasi agenda politik nasional 2019. Fokus soal hatespeech diskriminasi ras dan etnis,” ujar Hairansyah kepada detikcom ketika dikonfirmasi, Jumat (14/9/2018).

Hairansyah menuturkan diperlukan pemahaman bersama antara Polri dan Komnas HAM terkait penanganan kasus hatespeech di momen pesta demokrasi. Hak itu dikarenakan Polri kerap dinilai membungkam kebebasan berekspresi dengan penegakan hukum.


“Perlu pemahaman bersama atas tindakan sesuai kewenangan masing-masing untuk mencegah adanya kemungkinan kekerasan dan bentrok antar pendukung masing-masing calon. Ada tindakan persuasif pada level tertentu, namun kalau pada situasi yang lain, dimungkinkan tindakan tegas dalam penegakan hukum untuk menghindari dampak negatif lebih luas,” kata Hairansyah.

Untuk menjamin tidak adanya pelanggaran HAM yang dilakukan kepolisian, Hairansyah menyampaikan komunikasi antar instansi terkait harus terus dibangun. “Komunikasi harus terus dibangun antar Polri dan Komnas HAM, serta lembaga lain yang terkait,” tambah dia.

Hairansyah menerangkan upaya preventif terhadap pelanggaran HAM oleh kepolisian telah dilakukan Komnas HAM selama ini yaitu dengan menerbitkan buku saku ramah HAM sebagai panduan polisi dalam bertindak. Dia mengaku Komnas HAM juga mengintensifkan pelatihan polisi ramah HAM dan sedang menggodok hal-hal apa saja yang dapat diimplementasikan sebagai parameter HAM bagi Polri.

“Selama ini sudah ada upaya Komnas HAM dengan menerbitkan buku saku polisi ramah HAM. Itu bisa jd pegangan polisi dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya sbg aparat keamanan,” jelas dia.

“Selain itu kami juga mengintensifkan pelatihan polisi ramah HAM, membangun standar bersama penanganan kasus yang berperspektif HAM, transparansi dan responsivitas penanganan kasus dan pengaduan masyarakat,” imbuh Hairansyah.

Terakhir, Hairansyah mengujar pihaknya juga mensosialisasikan rencana Komnas HAM melakukan pemantauan pemilu 2019 dan mengajukan kerjasama dengan Polri terkait penyelidikan aduan masyarakat.

“Kami memiliki fungsi penyelidikan terhadap aduan masyarakat. Kami meminta kerjasama peningkatan kapasitas staf dalam masalah penyelidikan untuk bisa dilakukan pelatihan dan sosialisasi rencana Komnas HAM melakukan pemantauan pemilu 2019,” tutup Hairansyah.
(aud/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

https://news.detik.com/berita/d-4212630/komisioner-komnas-ham-bertemu-kapolri-ini-yang-dibahas
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA