Olga Dahsyat RCTI Kontroversi tayangan di televisi semakin merekah lantaran kepopuleran Olga Syahputra yang memang tidak dapat dipungkiri semakin melejit akhir-akhir ini. Presenter Dahsyat tersebut juga mendapat sorotan tajam dari KPI.

Gaya banci dan umbar kata-kata kasar disorot oleh KPI yang melarang, sementara artis yang terlibat membela diri.

Fetty Fajriati, wakil Ketua KPI Pusat angkat bicara soal ini:

“Kami tidak menentang kaum homoseksual (banci, red), tapi negara kita kan mayoritas beragama. Sama artinya umat beragama juga dinaungi hukum kita”

Tidak hanya gaya banci saja yang disorot, tapi juga kata-kata kasar. Ia pun mencontohkan Olga Syahputra yang sering kasar saat tampil di Dahsyat RCTI. Menurutnya Olga pernah mengucapkan kata “K” yang dikonotasikan alat kelamin pria, menjadi homoseksual saat Pasha Ungu menjadi tamu.

KPI tidak akan diam mengenai hal ini. KPI juga telah memberikan teguran lisan dan peringatan tertulis. KPI pun mengawasi langkah televisi dalam Facebook dan Twitter sebagai wadah keresahan masyarakat.

Olga yang dikritik pun angkat bicara:

“Gue nggak pernah tersinggung. Itu untuk gila-gilaan. Cuek aja. Kadang improvisasi juga buat gokil-gokilan. Kan sudah sama-sama kenal. Beda kalau misalkan gue noyor orang yang nggak gue kenal,” tuturnya.

Menanggapi acaranya disorot, Oke Yahya selaku produser Dahsyat berjanji akan memperhalus program acaranya.

“Bercandanya harus halus, tidak boleh menghina orang, berbuat sesuatu yang tidak bagus, seperti toyor-toyoran,” ujarnya.

Oke pun mengakui bahwa perilaku kasar presenter akan memberikan pengaruh negatif ke penonton, apalagi Dahsyat disaksikan oleh banyak anak-anak.

Berita terkait:

March 14th, 2010 | Tags:

Komentar untuk Kontroversi Tayangan Kasar dan Banci Olga Syahputra di TV

No comments yet.

TOP