Update 18:37 date 22/09/2018
BERITA | 12 Jul, 2018 | 08:54

Pengeboman dari Heli Polisi di Nduga Papua Hoax, Ini Faktanya

Foto: Ilustrasi penembakan. (Edi Wahyono-detikcom) Nduga – Polisi membantah ada penembakan bahkan pengeboman dari helikopter yang ditumpangi anggota Polri-TNI di Nduga, Papua, seperti kabar beredar. Foto kebakaran yang disebut pengeboman itu merupakan foto diduga di Kalimantan Tengah. “Terkait beredarnya isu pemboman diduga pada media sosial itu tidak benar (hoax), karena peristiwa tersebut merupakan kebakaran hutan […]

Pengeboman dari Heli Polisi di Nduga Papua Hoax, Ini FaktanyaFoto: Ilustrasi penembakan. (Edi Wahyono-detikcom)

Nduga – Polisi membantah ada penembakan bahkan pengeboman dari helikopter yang ditumpangi anggota Polri-TNI di Nduga, Papua, seperti kabar beredar. Foto kebakaran yang disebut pengeboman itu merupakan foto diduga di Kalimantan Tengah.

“Terkait beredarnya isu pemboman diduga pada media sosial itu tidak benar (hoax), karena peristiwa tersebut merupakan kebakaran hutan di Provinsi Kalimantan Tengah dan hari ini situasi di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/7/2018).

Kamal menceritakan, Polda Papua mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Nduga, Rabu (11/7). Pengejaran dilakukan terkait kasus penembakan pesawat dan pembunuhan terhadap tiga warga sipil dan satu orang anak mengalami luka bacok pada Juni dan awal Juli.

Awalnya pada pukul 11.17 WIT, saat helikopter Polri akan mengirimkan bahan makanan di beberapa titik keberadaan personel, terjadi penembakan terhadap heli Polri. Beruntung heli itu dalam keadaan selamat.

Tidak lama kemudian, di sekitar lokasi penembakan helikopter terjadi kontak tembak antara personel BKO Brimob dengan Kelompok Kriminal Bersenjata. Karena situasi tidak memungkinkan, helikopter Polri kembali ke pos polisi Nduga.

“Sekira pukul 16.00 Wit helikopter kembali mengirimkan bahan makanan di beberapa titik keberadaan personel Brimob dan terjadi penembakan kembali terhadap helikopter, sehingga terjadi kontak tembak antara personel brimob dengan kelompok kriminal bersenjata,” ujarnya.

Sementara, helikopter Polri kembali ke pos polisi Nduga dan tiba dalam keadaan selamat. Kontak tembak masih terjadi hingga pukul 17.00 Wit.

“Dipastikan pada peristiwa kemarin tidak ada penembakan dari helikopter kepada kelompok kriminal bersenjata apalagi pengeboman,” tuturnya.

Keberadaan helikopter Polri di Kabupaten Nduga untuk membawa bahan makanan dan evakuasi, seperti evakuasi korban penembakan personel Brimob pada 6 Juli. Sementara keberadaan aparat kepolisian di Kabupaten Nduga untuk menegakan hukum terhadap para pelaku kriminalitas, baik terhadap anggota polri dan masyarakat sipil.

“Diinformasikan ada beberapa Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga salah satunya di pimpin oleh Egianus yang mana kemarin sempat bergabung dengan kelompok lainnya yang berada di belakang Sekolah SD Kampung Alguru saat terjadi kontak tembak,” ujarnya.
(idh/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

https://news.detik.com/berita/d-4111568/pengeboman-dari-heli-polisi-di-nduga-papua-hoax-ini-faktanya
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA