Update 21:12 date 15/10/2018
BERITA | 12 Oct, 2018 | 06:14

Polisi Juga akan Periksa Tsamara Soal ‘Potong Bebek Angsa PKI’ Fadli

Foto: Tsamara Amany. (Ari Saputra/detikcom). Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest selesai memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait pelaporannya kepada Fadli Zon. Bareskrim berencana akan memanggil politikus PSI lain untuk dimintai keterangan terkait kasus ini, seperti Tsamara Amany dan Guntur Romli. “Tadi saya dikasih pertanyaan belasan lalu saya diminta menjelaskan secara detail, saya […]

Polisi Juga akan Periksa Tsamara Soal Potong Bebek Angsa PKI FadliFoto: Tsamara Amany. (Ari Saputra/detikcom).

Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest selesai memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait pelaporannya kepada Fadli Zon. Bareskrim berencana akan memanggil politikus PSI lain untuk dimintai keterangan terkait kasus ini, seperti Tsamara Amany dan Guntur Romli.

“Tadi saya dikasih pertanyaan belasan lalu saya diminta menjelaskan secara detail, saya tahu peristiwa postingan Twitter itu kapan, lalu ditanyakan juga kenapa menurut Rian ini harus dilaporkan. Hal-hal yang sebenarnya sudah saya lakukan di laporan pertama kali,” kata Rian di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrin Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Memenuhi undangan pukul 09.00 WIB, pemeriksaan Riam berlangsung sekitar 2,5 jam. Ia menyebut hanya ditanya-tanya seputar peristiwa postingan itu. Hanya satu penyidik yang bertanya-tanya kepadanya.

Ia juga menyebut pihak Bareskrim belum berencana memanggil ulang dirinya. Namun, jika Bareskrim memanggil, Rian siap memenuhi panggilan itu.

“Jadi saya tadi tanda tangan dua rangkap dokumen judulnya kalau nggak salah berita acara wawancara kalo nggak salah ya. Itu dua rangkap dan dua duanya dipegang oleh rekan penyidik di dalam,” imbuhnya.

Selain itu, Rian menyebut pihak Bareskrim akan memanggil politikus PSI lainya untuk dimintai keterangan terkait pelaporannya itu. Politikus PSI yang kemungkinan akan dipanggil yaitu Tsamara Amany dan Guntur Romli.

“Penyidik akan memanggil beberapa orang yang mengetahui peristiwa ini. Misalnya, kemungkinan akan dipanggil juga Tsamara karena beliau juga mengetahui kan atau juga bro Guntur Romli juga mungkin akan dipanggil,” kata Rian.

“Ini buat melengkapi aja sih jadikan biar ceritanya utuh. Kalau dari versi saya ajakan nggak terlalu utuh ya,” sambungnya.

Diketahui, PSI resmi melaporkan Fadli Zon ke Bareskrim Polri terkait video dugaan lagu ‘Potong Bebek Angsa PKI’ di akun Twitternya. Laporan itu tertuang pada nomor pelaporan LP/B/1189/1X/2018/BARESKRIM tanggal 25 September 2018.

Fadli di Twitter mem-posting video yang menampilkan 3 pria dan 6 perempuan berhijab memakai seragam biru dan hitam serta topeng penguin. Mereka membentuk formasi tarian.

Mereka berjoget diiringi lagu yang berisi sindiran politik tajam. Sepotong lirik lagu itu diambil dari editan lirik lagu ‘Potong Bebek Angsa’ ala Fadli Zon. Secara keseluruhan, lagu itu memuat lirik berisi sindiran tajam kepada lawan politik Prabowo-Sandi.

Saksikan juga video ‘Politisi PSI Jadi Saksi Soal Pelaporan ‘Potong Bebek Angsa PKI’ Fadli’:

[Gambas:Video 20detik]

(elz/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

https://news.detik.com/berita/d-4253412/polisi-juga-akan-periksa-tsamara-soal-potong-bebek-angsa-pki-fadli
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA