Update 17:16 date 24/09/2018
POLITIK | 13 Jul, 2018 | 04:38

Warganya Protes, PM Inggris Malah Gelar Karpet Merah untuk Trump

Presiden AS Donald Trump disambut karpet merah saat menghadiri jamuan makan malam bersama PM Inggris Theresa May (REUTERS/Kevin Lamarque) London – Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May menggelar karpet merah untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sedang berkunjung ke Inggris. Hal ini terjadi saat banyak warga Inggris menggelar unjuk rasa besar-besaran memprotes Trump. […]

Warganya Protes, PM Inggris Malah Gelar Karpet Merah untuk TrumpPresiden AS Donald Trump disambut karpet merah saat menghadiri jamuan makan malam bersama PM Inggris Theresa May (REUTERS/Kevin Lamarque)

London – Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May menggelar karpet merah untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sedang berkunjung ke Inggris. Hal ini terjadi saat banyak warga Inggris menggelar unjuk rasa besar-besaran memprotes Trump.

Seperti dilansir AFP, Jumat (13/7/2018), Trump bersama istrinya, Melania, menghadiri jamuan makan malam di Blenheim Palace, tempat kelahiran mantan PM Winston Churchill, pada Kamis (12/7) malam waktu setempat. Dalam jamuan makan malam itu, PM May membahas soal sosok Churchill dan hubungan AS-Inggris yang sangat erat. Churchill pernah menjabat PM Inggris selama dua periode, yakni tahun 1940-1945 dan tahun 1951-1955.

Disebutkan PM May bahwa kedua negara memiliki ‘hubungan paling spesial dengan sejarah panjang dan membanggakan’.

“Tuan Presiden, Sir Winston Churchill pernah mengatakan bahwa ‘memiliki Amerika Serikat di pihak kita sungguh, bagi saya, merupakan kebahagiaan terbesar’,” ucap PM May kepada Trump.

“Sekarang, demi seluruh rakyat kita, mari kita bekerja bersama untuk membangun masa depan yang lebih makmur,” imbuhnya, setelah menyerukan kesepakatan perdagangan bebas dengan AS usai Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa pada Maret tahun depan.

Trump mendapat sambutan kehormatan yang megah dan meriah saat tiba di Blenheim Palace yang terletak di Oxfordshire. Alunan drum band Skotlandia, Irlandia dan Wales menyambut kehadiran Trump dan istrinya.

PM May dan suaminya, Philip, tampak menyambut Trump dan Melania saat turun dari limusin kepresidenan AS, The Beast. Empat tokoh itu kemudian berjalan bersama melewati karpet merah yang digelar di halaman depan Blenheim Palace.

Trump dijadwalkan melakukan kunjungan selama 4 hari di Inggris. Dia tiba di Bandara Stansted pada Kamis (12/7) sore waktu setempat dan bergerak ke Winfield Hpuse, kediaman diplomatik AS di London, dengan helikopter.

Kunjungan ke Inggris ini merupakan yang pertama kali sejak Trump menjabat Presiden AS. Selain berbicara dengan PM May, Trump rencananya akan minum teh bersama Ratu Elizabeth II dan menghabiskan akhir pekan di Skotlandia.

Di sisi lain, kunjungan Trump ke Inggris ini disambut aksi protes besar-besaran, termasuk pengerahan balon bayi raksasa yang menyerupai Trump pada Jumat (13/7) ini. Amnesty International bahkan mengerahkan poster raksasa sepanjang 15 meter yang isinya menyebut Trump sebagai ‘Mimpi Buruk HAM’. Poster itu dipasang di jembatan Vauxhall yang ada di seberang Kedutaan Besar AS di London.

Ratusan demonstran berkumpul di luar Winfield House dan Blenheim Palace pada Kamis (12/7) malam, namun pengamanan yang ketat menjauhkan para demonstran dari Trump. Trump sendiri terkesan mengabaikan aksi protes terhadapnya itu. “Mereka sangat menyukai saya di Inggris,” ucapnya saat masih menghadiri KTT NATO di Brussels, Belgia, sebelum terbang ke Inggris.

(nvc/nkn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

https://news.detik.com/internasional/d-4112648/warganya-protes-pm-inggris-malah-gelar-karpet-merah-untuk-trump
® Selamat datang ke Saluran. Berita Terkini/ Maklumat yang dikemukakan di sini diambil dari sumber yang boleh dipertanggungjawabkan
KOMEN ANDA